Air Sungai Meluap Akibat Curah Hujan Meningkat, Lima Jembatan Gantung di Empat Desa Muratara Putus

MURATARA – Akibat โ€œganasnya terjanganโ€ Air Sungai Rawas mengakibatkan lima jembatan gantung serentak putus di Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kejadian tersebut, tentunya membawa dampak buruk bagi masyarakat Muratara pada, Rabu (10/1/2024), sekitar pukul 16.00 WIB, yang menbuat puluhan desa terisolir di Kecamatan Ulu Rawas, terendam air.

Seperti diketahui dalam beberapa dekade terakhir ini, Kabupaten Muratara belum pernah dilanda banjir sebesar ini, sehingga banyak menelan kerugian material seperti banyak jembatan gantung putus.

Adapun jembatan gantung yang hancur akibat terjangan air diantaranya, jembatan gantung di Desa Sosokan, Desa Muara Kuis, Desa Napalicin, Desa, Kemang l, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Muratara.

Kita ketahui juga beberapa hari yang lalu sebelum banjir bandang ini telah terjadi banjir yang menghancurkan satu jembatan Gantung di Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Mura, hanyut akibat terjangan Air Sungai Rupit meluap.

Pada hari, Kamis (11/1/2024), pagi Camat Ulu Rawas, Darmawan menjelaskan kondisi terkini di Ulu rawas debit air sudah berangsur menurun.

Namun, Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Muratara dibantaran sungai tetap waspada karena belum tau adanya susulan air dari uluan.

โ€œInfo terkini kami sampaikan bahwa sungai Rawas sudah jauh susut tetapi masih sangat dalam dan deras di wilayah Muara Kulam.


Yang berada di hilir sungai untuk selalu waspada dan siaga serta segera mengevakuasi diri dan hartanya ketempat lebih aman. Ini di Ulu tempatnya tinggi apalagi ditempat kita masing-masing airnya sangat deras dan cepat seperti air BAH menimpa kami diulu,โ€ tuturnya.

Sumber : https://linggauklik.com/muratara/air-sungai-meluap-akibat-curah-hujan-meningkat-lima-jembatan-gantung-di-empat-desa-muratara-putus/

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *