Puting Beliung Kembali Serang Terawas, Guru Ngaji Terluka

Musi Rawas – Puting beliung kembali menerjang Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, kali ini terjadi Senin (7/3/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Ada dua daerah yang terimbas, yakni Kelurahan Terawas dan Desa Babat. Bencana alam ini menyebabkan dua orang luka, dua rumah rusak berat dan 23 rumah rusak ringan.Informasi yang diterima, awalnya hujan turun dengan derasnya. Tiba-tiba angin kencang mulai melanda.

Bahkan dalam video yang beredar, sebuah warung di Kelurahan Terawas tampak atapnya terbang, dan bagian depan warung rusak. Sementara pepohonan tampak bergoyang-goyang akibat hembusan angin kencang ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBP) Musi Rawas Darsan menjelaskan, berdasarkan pendataan pihaknya, di Kelurahan Terawas terdata dua orang luka-luka, satu dewasa dan satu anak-anak.

Kemudian juga ada dua rumah rusak berat dan 17 rusah rusak ringan. Sementara di Desa Babat dilaporkan ada enam rumah rusak ringan.

โ€œTim malam tadi sudah di lokasi, kami melakukan pembersihan pohon-pohon yang tumbang dan juga mendata korban,โ€ jelasnya.

Terpisah Camat STL Ulu Terawas, Ruring Elfonso mengatakan sejak tadi malam timnya bersama BPBD Kabupaten Musi Rawas sudah turun. Namun masih kendala mati lampu, sehingga belum ada data fix.

Namun dari data sementara ada satu warga yang menderita luka. Yakni guru ngaji, Maryanti, warga Kelurahan Terawas.

โ€œKorban mengalami luka di kepala, 10 jahitan, akibat ditimba reruntuhan tembok bata, kata Camat, Selasa (8/3/2022) pagi.

Korban Matyanti, saat kejadian sedang mengajar ngaji di rumahnya. Bahkan asa enam murid yang yang mengalami luka memar akibat tertimpa runtuhan batu bata.

โ€œNamun korban sudah di obati. Saat ini, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,โ€ katanya.

Selain itu, dari data sementara ada 13 rumah yang rusak berat di RT 05, Kelurahan Terawas. Sementara di Desa Babat, juga ada 5 rumah mengalami rusak berat.

โ€œHari ini kami melanjutkan lagi pendataan. Belum ada data pasti. Nanti akan disampaikan jika sudah ada data lengkap. Rata-rata kerusakan pada atap rumah,โ€ tambah Ruring.

Dampak lainnya puting beliung tersebut, banyak pohon tumbang, bahkan ada yang roboh ke jalan. Misalnya yang di Jalan Lintas Sumatera, di Simpang Terawas, pohon tumbang sampai menutup jalan. Sehingga terjadi kemacetan di jalan nasional tersebut.

โ€œNamun sudah langsung dibersihkan secara swadaya oleh masyarakat sekitar dan pihak kepolisian,โ€ ungkapnya, sambil menjelaskan, pohonย  tumbang juga mengganggu aliran listrik, karena kabel listrik ada yang tertimpa pohon.

Sumber :ย https://linggaupos.sumeks.co/puting-beliung-kembali-serang-terawas-guru-ngaji-terluka/

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *