Tersangka Pembunuh Waria di Lubuklinggau Ditembak, ini Penyebabnya

Lubuklinggau – Tersangka pembunuhan terhadap Samsudin alias Onitary alias Mak Tary (43), sudah ditangkap.

Tersangka adalah Maryanto alias Maryan alias Phian alias Rian (27) warga Desa Lubuk Saung Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu.

Maryanto alias Maryan alias Phian alias Rian ditangkap di kontrakan Jalan Tunggang Kelurahan Pasar Embacang Kecamatan Kuranji Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada Rabu 31 Agustus 2022 sekitar pukul 19.30 WIB.

Tersangka diperlihatkan oleh petugas Polres Lubuklinggau dalam pers rilis Jumat, 2 September 2022. Ia sepertinya dilumpuhkan oleh petugas. Karena di paha kanannya ada perban.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi didampingi Wakapolres Kompol MP Nasution dan Kasat Reskrim AKP Robi Sugara dan Kasi Humas AKP Hendri Agus dalam pers rilis menjelaskan tersangka ditembak.

“Tersangka perbuatannya, telah melakukan pembunuhan. Setelah ditangkap, kemudian dibawa ke Lubuklinggau, juga serta mencari barang bukti,” jelasnya.

Saat berusaha membawanya kembali menuju ke Kota Lubuklinggau, sekaligus melakukan pengembangan guna pencarian barang bukti di TKP.

“Namun tersangka berusaha melarikan diri /kabur dan berusaha melakukan perlawan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terarah dan terukur,” jelas Kasat Reskrim.

Kemudian tersangka dibawa ke rumah sakit, selanjutnya dibawa ke Polres Lubuklinggau. Untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Awal diketahui kasus pembunuhan ini, bermula saksi Rita (48) dan Myhane, keduanya warga Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I datang ke tempat Ontary, Kamis 25 Agustus 2022 sekitar pukul 15.30 WIB.

Mereka hendak mengambil gaun milik Myhane yang dipinjam Tary. Sejak Senin 22 Agustus 2022 malam mereka tidak bisa menghubungi Tary.

“Rencana mengembalikan hari Selasa 23 Agustus 2022, semenjak hari itu ditelpon tidak aktif, kami membutuhkan baju itu karena banyak yang mau makai,” ungkap Rita.

Karena menghubunginya via telpon tidak aktif dan via whatsapp tidak membalas, akhirnya Rita mengajak Myhane mendatangi ruko tempat Tary membuka salon.

Saat tiba mereka menemukan kondisi ruko tertutup terkunci dari luar. Akhirnya Myhane mengintip dari sela ruko mencium bau busuk, juga dari ventilasi tercium bau busuk dan lalat hijau beterbangan.

“Saat ngintip keluar lalat dan bau, Kemudian ada dua anak kecil, lalu kami panggil pemilik ruko pak Bagus,” ungkapnya.

Lalu Bagus bersama Rita dan Myhane serta ada warga lainnya membuka paksa pintu ruko salon tersebut, dari dalam ruko keluar ratusan lalat hijau dan bau busuk.

“Karena penasaran kami masuk dan melihat ada mayat tertutup kain warna merah, ternyata mayat itu mayat Tary kemudian ada yang langsung lapor polisi dan RT,” ujarnya

Sebelum dalam kasus ini, Kapolres Lubuklinggau mengatakan mengetahui identitas pelaku pembunuhan terhadap Samsudin alias Ontary. Bahkan polisi juga sudah memiliki foto pelaku.

Hal ini seperti ditegaskan Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi, Jumat 26 Agustus 2022. Namun soal motif dijelaskan Kapolres belum diketahui karena tersangka belum ditangkap.

“Perkembangan kasus pembunuhan, itu kita sudah mulai ada titik terang. Dan sekarang anggota sedang melakukan pengejaran kepada calon tersangka,” kata Kapolres Lubuklinggau.

Menurutnya, bila terduga pelaku tertangkap maka akan diketahui motif pembunuhan tersebut.

“Dimana untuk motifnya kita masih menunggu pelakunya tertangkap. Kita sudah mengantongi nama dan fotonya sudah ada (pelaku)” bebernya.

Lebih lanjut, barang yang hilang lokasi kejadian yakni motor. “Anggota sedang melakukan pengejaran. Mudah-mudahan cepat tertangkap. Pelakunya orang sekitar sana,” tambahnya.

Kapolres juga belum bisa menjelaskan berapa banyak luka di tubuh korban, karena ia belum mendapatkan hasil visum. Sementara barang bukti yang ditemukan adalah pisau dan kayu balok. (*)

Sumber : https://linggaupos.disway.id/read/641032/tersangka-pembunuh-waria-di-lubuklinggau-ditembak-ini-penyebabnya

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *